RSS

LOVE STORY part 1

26 Jan

Starring : Nickhun-Victoria

Kyuhyun-Seo hyun-Yonghwa

Siwon-Yoona-Sulli

Heechul-Sun ye

Joo Yeon

Krystal jung

-Part 1-

(Meeting Victoria wiith Nickhun)

Sinar matahari terasa seperti  menyinari  Victoria setiap detik. Panas, dan letih mengganggu konsentrasi kerjanya hari ini. Payah. Padahal dia baru dua minggu bekerja direstoran makanan korea cepat saji. Victoria tidak ingin dipecat lagi. Sudah empat kali bekerja disana sini, dan empat kali itu juga dia dipecat. Memang sepertinya, uang tidak ingin datang kepadanya. hari ini banyak sekali yang datang kerestoran. Victoria kelelahan melayani mereka satu per satu. Apakah harus, restoran ini hanya menyediakan empat orang pelayan?termasuknya. victoria bekerja mati matian untuk restoran ini. Dia pun masih harus berlanjut untuk kuliah nanti. Memang gajinya disana tidak sebesar yang lain, tapi dia merasa pekerja separuh waktu pantas mendapatkan  hak yang sama. Semua temannya selalu memanggilnya siLola. Karna, kepolosannya yang selalu dimanfaatkan oleh mereka. Huh..dia juga sudah menyadari itu. Tapi, entah kenapa tidak dapat  ia hindari. Victoria sangat ingin, mereka memanggilnya dengan sebutan namanya.

Hari ini Victoria harus mondar mandir mengantarkan nampan yang berisikan makanan juga minuman yang dipesan oleh pelanggan yang duduk santai dimeja masing masing. Sungguh tidak adil. Tapi, ini realita. Perutnya kosong dari pagi. Sejak tadi dikampus, ia belum memasukkan makanan apapun ketubuhnya. Hingga sekarang tepatnya waktu sudah menunjukkan jam 3 siang. Dimana saat saatnya jam istirahat. Victoria menoleh kearah managernya yang tengah berdiri didekat meja  kasir. Separuh pekerja, bersantai dan beristirahat, kecuali dia. Entah mengapa sang manager tidak memberi  ijin kepadanya untuk istirahat. Apa karna ia hanya bekerja, dari jam 11 pagi hingga jam empat siang?

Badan Vic sempoyongan, ketika ingin mengantar  makanan ke meja nomor 8. Victoria sungguh tidak kuat lagi. Mungkin hari ini terakhir ia bekerja disini. Sungguh ia tidak kuat lagi. Kepalanya sakit apalagi perutnya yang kosong semenjak tadi. Dengan tidak sadar ia pingsan tepat didepan pelanggan laki laki dimeja nomor 8. Matanya mulai menghitam. Tak terlihat apapun lagi. Hanya suara gaduh yang tedengar. Sekilas sebelum ia benar benar  tidak sadar, Vic melihat selintas paras wajah laki laki yang sepertinya menolong Victoria.

Dia tersadar. Ia pandangi sekitarnya. Ternyata ia berada disebuah tempat yang sepertinya, tempat untuk orang orang sakit. Victoria mulai sadar sesadar sadarnya. Ternyata ia dirumah sakit. Vic tersentak kaget.

“kau sudah bangun?” ucap seorang laki laki dari arah pintu.Victoria menoleh kearahnya.

“maaf kalo saya membuatmu kaget..Victoria..” ujarnya lalu duduk dikursi yang berada tepat disebelah tempat tidur. Apa?dia memanggilku dengan Victoria?siapa dia?apa dia yang menolongku?tidak mungkin dia tau namaku?apa manager yang memberi  tahunya? Gumam Victoria dalam hati.

“kata manager mu. Kau memang sedang tidak sehat?apa benar seperti itu?” ucap laki laki itu lagi. Vic mengangguk kuat. Benar dugaanku. Nn. Krystal yang memberi  tahunya. Lalu? Kemana Nn. Krystal berada? Apa dia tidak perduli dengan karyawannya?sungguh keji dia. Mempekerjakanku hingga aku masuk rumah sakit seperti ini. Ucapku menggerutu. Lalu victoria memasukkan tangannya kedalam saku celananya. Diambilnya hp oleh Victoria. Ditekannya  nomor yang dituju. Lelaki itu terus memandangi  Victoria. Vic mulai merasa takut. Nomor yang ia tuju langsung  menyambung.

“hallo. Saeng. Ini aku Vic. Maaf mengganggu waktu sekolahmu. Aku ingin menitip pesan untuk Kyu. Katakan padanya, aku mungkin akan pulang terlambat.. iyah. Iyah.. baiklah. Terima kasih banyak ya, saeng…” lalu terputus. Victoria menoleh kearah laki laki itu lagi. Ia masih terus memandangi  Victoria. Lalu tersenyum tidak jelas. Vic tersenyum heran.

“maaf. Kau pasti heran… perkenalkan, saya Nichkhun. Tadi aku pelanggan yang duduk dimeja nomor 8. Saya sempat kaget melihatmu jatuh pingsan tadi.” Ujarnya lalu tertawa kecil.

“ahhh..iya. maaf sudah merepotkanmu. Aku sungguh berterima kasih kepadamu..” ucap Victoria seditkit canggung. Dan lelaki itu hanya tersenyum tersipu malu.

…………………………………………………….

Aku benar benar khawatir dengan Kyu. Apakah ia sudah makan atau belum yaa? Aku ingin pulang sekarang. Tapi, apakah aku boleh pulang? Ucapku dalam hati lalu menoleh kearah jendela. Laki laki yang bernama Nichkhun itu, sudah pulang. Sekarang aku sendirian dikamar pasien yang sangat besar dan mewah ini. Jam menunjukkan enam sore. Kyu pasti sedang belajar sekarang. Gumam Victoria  dalam hati. Vic menoleh kearah pintu yang terbuka. Seorang dokter dan suster menghampirinya. Begitu pun seseorang dibelakang mereka. Ternyata lelaki yang bernama Nichkhun itu. Apa dia benar benar pulang? Kulihat pakaian yang dikenakan berbeda dengan yang sebelumnya. Tubuhnya juga wangi. Rambut pirangnya, tertata rapih. Sepertinya dia sudah berberes dirumahnya. Pikir Victoria.

Dokter dan suster menghampiriku dengan membawa perlengkapan aneh dari rumah sakit. Suster memegang tanganku. Aku spontan menarik tanganku kembali lalu menyembunyikannya didalam selimut. Tawa kecil terdengar dari arah pintu. Aku tengok kearah sana, ternyata nichkhun yang tertawa. Tidak kusangka, dia sangat tampan ketika tertawa.

Nichkhun menghampiri Victoria. Nichkhun duduk tepat disamping kaki kanannya. Nichkhun tersenyum sendu kepada Victoria. Dokter dan suster yang melihat ekspresi Vic yang aneh dan memalukan saat itu hanya tersenyum tersenyum geli dan hanya menggeleng gelengkan kepala mereka. Victoria kembali menoleh kearah nichkhun, untuk memastikan apa yang akan dilakukan dokter dan suster itu.

“tenang saja..dokter dan suster hanya ingin memeriksa mu. Apakah kamu sudah diperbolehkan untuk pulang hari ini atau tidak. Bukankah, kau sangat ingin pulang kerumah?” ujarnya menjelaskannya kepada Victoria. Apa? Dia tau apa yang kupikirkan dan yang kuinginkan? Bagaimana bisa? Aku tidak mengatakan apapun kepadanya. Celoteh Vic dalam hati. Lalu, aku mengangguk keras.

“baiklah kalau begitu. Dokter, tolong ijinkan pasien ini pulang. Apakah boleh dok?” tanya Nichkhun kepada dokter. Victoria sudah menanti dengan menggebu gebu. Lalu, dokter menganggukkan kepala. Ahhh..senangnya Victoria. Dapat pulang hari ini. Vic bisa membantu Kyu dirumah. Dan dengan begitu Kyu tidak khawatir dan tidak tau kejadian hari ini. Victoria tersenyum puas. Suster membantu Vic melepaskan impus yang ada ditangannya. Begitu banyak nasihat dan pesan yang diberikan oleh dokter untuk Victoria.

Nichkhun mengantarnya pulang. Sungguh merepotkan aku ini. Payah.. lagi lagi aku merepotkan seseorang yang belum aku kenal. Ujar Victoria dalam hati. Dengan mobilnya yang super mewah dan sporty, melintas kencang dijalan. Victoria hanya duduk terdiam dan hanya memandangi kearah luar jendela. Begitu pun dengan Nichkhun. Sungguh, Vic malu kepada Nichkhun. Kenapa, harus dia yang menolongku? Gerutu Victoria dalam hati.

Tepat didepan rumah sederhananya, Nichkhun mengantar Victoria pulang. Nichkhun memang sungguh lelaki yang baik hati. Nick menuntunnya hingga didepan pintu. Hemm..Victoria akan sangat kebingungan untuk membalas budi kepadanya. Sekarang ia berdiri didepan Victoria dengan wajah yang datar tetapi terasa lembut. Getaran pintu yang terdengar, membuyarkan lamunan Vic. Ternyata Kyu yang keluar dan yang membuka pintu itu. Dengan hanya memakai celana jeans dan kaos longgar miliknya, terheran heran melihat Victoria yang datang bersama laki laki asing. Victoria langsung menarik tangan Kyu yang sedang bengong melihat Nichkhun dari atas sampai bawah. Begitu kerennya dia. Pikir Kyu.

“Kyu, perkenalkan dia Nichkhun. Dia yang menolong kakak hari ini..”

“Kyu..” ujarnya lalu mengulurkan tangannya dengan wajah yang masih terheran heran.

“Nichkhun…” jawabnya dengan nada yang lembut lalu menyambut lengan Kyu.

“hemm..sudah hampir malam. Aku harus pulang.” Ujar Nichkhun kepada Victoria juga Kyu. Victoria sempat menawarkan kepada Nichkhun untuk makan malam bersama sebagai tanda terima kasih Vic kepadanya, tetapi dia menolak lalu pamit pulang dengan mobil sportnya.

Victoria dan Kyu masuk kedalam rumah. Lalu, menyiapkan makan malam untuk mereka berdua. Malam ini,Victoria akan masak spesial untuk Kyu. Karna, hari ini Kyu mengikui audisi lomba bernyanyi angkatan remaja tahun 2010. Victoria sungguh bahagia mendengar Kyu bernyanyi dengan baik. Kyu tidak percaya apa yang sekarang ia lihat dimeja makan. Begitu banyak macam makanan kesukaannya, ada didepan matanya sekarang. Dia sempat kebingungan harus makan dari mana dahulu. Victoria hanya tertawa melihatnya.

“makan yang banyak. Supaya,kamu dapat belajar dengan giat besok..” ujarku lalu memasukkan beberapa butir nasi kemulutnya.

“Euummm..” jawab Kyu mengangguk dengan mulut yang dipenuhi makanan. Victoria tersenyum lalu menggeleng gelengkan kepala.

“kapan kamu akan ikut audisi selanjutnya?” tanya Vic lalu menenggak air ketenggorokannya.

“eumm..be..sok. akan ada syuting disal..lah satu channel televisi kak..” tukasnya dengan terus mengunyah makanan yang masih memenuhi mulutnya.

“channel tv? Benarkah?” ucap Vic terkaget kaget. Dikuti anggukkan Kyu. Kedua bibir Vic tertarik keatas lagi. Ia sangat senang sekaligus bangga kepada Kyu. Victoria berjanji kepada kyu akan mengantarnya kestudio tv acara dimana akan dilaksanakan.

“sungguh,kak? Kakak bisa mengantarku? Bukankah, kakak harus bekerja?” tanya Kyu untuk meyakinkan Victoria ikut bersamanya besok. Victoria menganggukkan kepala sambil membereskan perlengkapan makan kotor diatas meja.

“aku tidak memaksa kakak untuk menemaniku kok.. kakak bekerja saja..” ujarnya yang masih duduk memerhatikan Victoria yang mondar mandir membereskan meja makan.

“kakak akan menemanimu. Jangan dibahas lagi. Keputusan kakak menemanimu, tida dapat diubah. Mengerti?” ujar Viictoria keras. Kyu hanya mengangguk diam. Lalu, dia kembali belajar.

Victoria masuk kedalam kamarnya. Berbaring diatas kasur. Merenggangkan otot otot tubuhnya. Haaahh…lelah sekali ternyata. Seharian tidur dirumah sakit. Hanya bengong lalu makan. Aku rindu bekerja. Besok aku akan mencoba minta ijin kepada Nn. Krystal. Semoga saja dibolehkan. Gumamnya dalam hati sambil memandangi langit langit kamarnya yang sepertinya hampir jebol. Perlahan, Victoria terlelap tidur. Menuju mimpi yang menunggunya..

 
Leave a comment

Posted by on January 26, 2012 in FanFiction, Kpop

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: