RSS

Reaksi Katodik dan Anodik

26 Jan

Reaksi anodik dalam setiap reaksi korosi merupakan reaksi oksidasi suatu logam menjadi ionnya yang ditandai dengan kenaikan valensi atau pelepasan elektron.

Secara umum reaksi anodik dapat dituliskan sebagai berikut :

M —? Mn+ + n e ……………………………………………………………… (5)

n = jumlah elektron yang dihasilkan dan nilainya sama dengan valensi ion logam yang terkorosi.

Reaksi katodik dalam setiap reaksi korosi merupakan reaksi reduksi yang ditandai dengan penurunan valensi atau penyerapan elektron. Ada beberapa reaksi katodik yang berbeda yang sering dijumpai dalam korosi logam, yaitu :

  • Lingkungan asam :

a) Tanpa oksigen

2 H+ + 2 e —? H2 ………………………………………………… (5)

b) Dengan oksigen

4 H+ + O2 + 4 e —? 2 H2O ………………………………… (6)

  • Lingkungan basa atau netral :

2 H2O + O2 + 4 e —? 4 OH- …………………………………… (7)

  • Reduksi ion logam :

Mn+ + n e —? M ………………………………………………… (8)

Mn+ + e ——? M(N-1)+ …………………………………………….. (9)

Dari sekian banyak reaksi katodik yang paling umum dijumpai pada proses korosi adalah reaksi (5); (6) dan (7). Dari sini dapat disimpulkan bahwa peranan air dan oksigen sangat dominan dalam proses korosi.

 

 
Leave a comment

Posted by on January 26, 2012 in Chemistry

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: