RSS

Jagiya….Dongsaeng?? part 1

28 Jan

Song Yoo-Soon POV

Keningku masih terasa bekas bibir merah mudanya yang tadi menempel. Aku memandanginya yang sedang mengendarai mobil silvernya dari bangku penumpang. Hanya memandangi wajahnya yang terlihat sangat indah itu. Dia menoleh kearahku lalu tersenyum. Dia memberhentikan mobilnya tepat didepan rumahku. Tidak terasa ternyata sudah sampai, mungkin karna aku terus memandanginya sepanjang perjalanan.

“gomawo,oppa..” ucapku terdengan malu-malu.

“cheonmaneyo, saeng..” jawabnya lalu tersenyum manis yang membuatku tidak karuan.

“saeng?” ujarku tiba-tiba aneh.

“iya..kau kan memang dongsaeng-ku.” Ujarnya lalu tertawa.

“YA!!DONGWOON! aku ini pacarmu!” tukas ku kesal.

“Hahaha..iya baiklah. Aku akan memanggilmu ‘Jagiya’, Yoo-Soon..” sahutnya sambil tertawa lalu mengelus rambutku.

“yasudah. Masuk sana, sudah mulai gelap. Jangan lupa makan dan jangan tidur malam-malam..tidak usah memikirkanku setiap waktu..”ucap Dongwoon lalu tertawa geli karna melihat wajahku berubah merah seketika.

“aish. Kau ini..percaya diri sekali jika aku memikirkanmu..aku tidak akan memikirkanmu..wekk.” ujarku meledeknya.

“benarkah? Kau yakin??” tukas dongwoon seperti balik meledek ku.

“tentu saja..” jawabku sok enteng.

“baiklah kalau begitu. Aku akan makan malam bersama Ji-Hyun nanti. Selamat malam..” ujar dongwoon sekejap mengecup pipiku lalu pergi. Aku terdiam mendengar dan melihat kelakuannya tadi. Makan malam bersama Ji-Hyun? Apa-apaan dia! Terus saja membuatku cemburu. Gerutu ku dalam hati lalu masuk kedalam rumah.

Author POV

Yoo Soon dan Dongwoon merupakan mahasiswa Universitas Negeri Korea Selatan yang sangat terkenal. Yoo soon adalah junior Dongwoon. Yoo soon menyukai Dongwoon sejak masuk ke Univ itu. Yoo soon rela berwajah tembok untuk memberikan perhatian kepada Dongwoon. Walaupun dongwoon tidak meresponnya dengan baik, yoo soon tidak menyerah. Akhirnya yoo soon mendapatkan apa yang dia inginkan sekarang, mendapatkan cintanya dongwoon.

Dongwoon itu sangat terkenal dikampusnya. Terkenal karna pintar, kaya dan pastinya tampan. Banyak sekali senior dan junior dongwoon yang tergila-gila padanya. Dongwoon sempat memiliki kekasih yang sama terkenalnya dengannya sebelum yoo soon berhasil merebut dongwoon. Namanya Jo Ji-Hyun. Seorang model majalah terkenal di Korea. Cantik, dan juga kaya seperti dongwoon. Yoo soon hampir bunuh diri ketika dia tau harus bersaing dengan gadis seperti Ji-Hyun. Sangat mematikan. Harga diri dan juga fisiknya mungkin saja akan terancam. Ji-hyun sangat menyukai dongwoon, namun dongwoon hanya menganggapnya sebagai seorang wanita yang mengagumkan. Maka dari itu, dongwoon menjadikan ji-hyun sebagai kekasihnya dulu. Bukan karna menyukai secara hati, tapi karna dongwoon sangat menghargai seorang wanita. Dongwoon tidak ingin harga diri seorang wanita terinjak karna mengejarnya secara berlebihan.

Berbeda dengan persepsi untuk yoo soon. Dongwoon memberikan rasa cinta dan sayangnya untuk yoo soon, semata-mata karna dongwoon memang tulus mencintainya. Yoo soon adalah tipe wanita yang dongwoon sukai. Ambisius, cute, ceroboh, menggemaskan (?), seperti yoo soon. Walaupun secara fisik yoo soon sangat kalah dengan fisik ji-hyun, tapi dongwoon lebih memilih yoo soon.

Rasa mengancam masih terasa dibenak yoo soon. Dongwoon dan ji-hyun satu kejuruan mata kuliah, dan hampir setiap hari jihyun akan bertemu dengan dongwoon. Pasti jihyun akan melakukan apa saja agar dongwoon lepas dari yoo soon. Perlakuan dongwoon terhadap jihyun juga masih seperti ketika mereka berpacaran. Makan siang bersama, mengobrol bersama, berlajar bersama dan membuat panas yoo soon dikampus sering dilakukan mereka. Hampir setiap hari yoo soon bermuka masam dikampus. Yoo soon harus rela memberikan kebebasan dongwoon berteman dengan siapa saja termasuk jihyun, mantan kekasihnya.

Yoo soon tidak berhenti menggenggam ponsel-nya dan bermondar mandir didalam kamarnya dengan perasaan kalut. Yoo soon masih menunggu pesan dari dongwoon diponsel-nya. Apa apaan dia! Tidak mengirim pesan kepadaku. Apa dia benar-benar makan malam bersama wanita itu? Aish..dongwoon itu..membuatku gila. Gerutu yoo soon sendirian. Triiiing~ ponsel-nya berbunyi nada pesan. Dengan cepat yoo soon membuka fliptop ponsel-nya. Bibirnya merekah tersenyum ketika membaca beberapa paragraf pesan di ponsel-nya. Pesan dari dongwoon seperti pesan bonus saldo satu juta won.

Nada dering telpon berbunyi ketika yoo soon ingin menekan tombol ‘reply’ di ponselnya. Tertera tulisan ‘Dongwoon oppa~’ dari ponsel yoo soon. Dengan senang hati, yoo soon menjawabnya.

Dongwoon POV

“Ya! lama sekali kau mengangkat telpon dariku.” Tukasku yang pasti membuat wajahnya berubah bete.

“apa yang kau bicarakan?hah? itu sudah sangat cepat! Jangan berteriak kepadaku!” sahutnya tidak kalah keras.

“emm..mianhae. aku hanya ingin memberitahumu, bahwa besok aku ingin kau ikut dengan ku ke pesta angkatanku..” jelasku melembut.

“pesta!” jawabnya kaget dan membuatku ikut terkejut.

“jangan berteriak!” sahutku naik darah.

“maafkan aku, oppa. Apa harus aku ikut denganmu?” ucapnya ragu.

“tidak harus sih. Tapi, apa kau bersedia jika aku pergi dengan jihyun?” ujarku enteng.

“apa-apaan kau ini! Tidak mengerti perasaanku sama sekali. Kau ingin aku cemburu kan? Heuh! Tidak ada gunanya..” tukas yoo soon menantangku.

“baiklah..bye..” ucapku seolah akan memutuskan percakapan.

“Eee~ tunggu oppa!” tukasnya menolak memutuskan percakapan. Trik ku memang selalu berhasil. Gumamku didalam hati.

“apa lagi?” jawabku pura-pura malas mendengarnya.

“aku akan ikut kepestamu besok..” ucap nya terpaksa.

“haha..sudah kuduga. Baiklah kalau begitu. Sudah ya. selamat malam, jagi..aku sayang padamu..bye.” ucapku berusaha seromantis mungkin.

“aku sayangmu juga, oppa…bye..” jawab yoo soon terdengar gembira. Aku tersenyum sambil memandangi ponselku yang baru saja terputus percakapan manis dengan yoo soon.

Perasaanku terhadap yoo soon sangat indah. Tidak dapat diuraikan dengan ucapan. Aku baru merasakan yang namanya cinta sesungguhnya. Yoo soon merubahku. Yoo soon seperti air, jika diminum akan memberikan rasa segar dan tenang. Walaupun banyak ulah bodoh yang ia sering lakukan, tapi yoo soon membuatku semakin menyayanginya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 
Leave a comment

Posted by on January 28, 2012 in FanFiction, Kpop

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: